TpY0Gfz7BSY0TpY5GUroGSrl

Dikker Ala Desa Daun Warnai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitul Muslimin Daun Barat

PestaMedia.com - Suasana religius dan penuh kekhidmatan mewarnai pelaksanaan Dikker (Dzikir) Ala Desa Daun Bawean dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Baitul Muslimin, Dusun Daun Barat, Desa Daun, Bawean.


Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga 15.00 WIB, dengan jeda istirahat, salat, dan makan (ishoma) pada pukul 11.30–12.30 WIB. Sejak pagi, masyarakat tampak hadir dan mengikuti rangkaian dikker dengan penuh khidmat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menjaga tradisi keagamaan yang telah tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Daun.

Dikker ala Desa Daun merupakan salah satu bentuk ekspresi keagamaan masyarakat yang memadukan lantunan dzikir, shalawat, doa, dan pembacaan amalan-amalan keislaman secara bersama-sama. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting untuk kembali mengenang keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun kehidupan yang berlandaskan akhlak mulia, kasih sayang, persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama.

Pelaksanaan dikker yang berlangsung selama beberapa jam menunjukkan kuatnya antusiasme masyarakat dalam merawat tradisi keagamaan lokal. Lantunan dzikir dan shalawat yang menggema di Masjid Baitul Muslimin menciptakan suasana spiritual yang mendalam dan menjadi bagian penting dari semarak peringatan Maulid Nabi di Desa Daun.


Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga memiliki nilai sosial dan budaya. Generasi muda, orang tua, tokoh agama, serta masyarakat secara bersama-sama mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kebersamaan lintas generasi ini menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga keberlangsungan tradisi keagamaan masyarakat Bawean.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat Desa Daun diharapkan semakin menghayati ajaran dan keteladanan Rasulullah SAW, sekaligus terus menjaga tradisi dzikir dan kebersamaan yang menjadi kekayaan spiritual masyarakat setempat.


Dikker Ala Desa Daun bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi ruang bersama untuk memperkuat iman, mempererat ukhuwah, serta meneguhkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Komentar0

Type above and press Enter to search.