PestaMedia.com – Suasana akademik yang penuh semangat, optimisme, dan intelektualitas mewarnai pelaksanaan Ujian/Munaqosah Tugas Akhir Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hasan Jufri (INHAFI) Bawean. Sebanyak 43 mahasiswa mengikuti tahapan akademik paling menentukan sebelum menyandang gelar sarjana, terdiri atas 20 mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan 23 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).
Munaqosah bukan sekadar ujian akhir, melainkan forum ilmiah yang menguji kedalaman berpikir, integritas akademik, kemampuan analisis, serta kesiapan mahasiswa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam. Dalam sidang tersebut, setiap peserta mempertanggungjawabkan karya akademiknya di hadapan tim dosen penguji melalui argumentasi ilmiah yang kritis, sistematis, dan berbasis data.
Dekan Fakultas Tarbiyah INHAFI Bawean, Muwafiqus Shobri, M.Pd.I, menegaskan bahwa transformasi tugas akhir merupakan bagian dari komitmen fakultas untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
"Munaqosah bukan sekadar syarat memperoleh gelar sarjana, tetapi momentum pembuktian kapasitas intelektual mahasiswa. Kami ingin setiap lulusan Fakultas Tarbiyah meninggalkan jejak akademik melalui karya yang berkualitas, baik berupa skripsi, buku ber-ISBN, maupun artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal bereputasi. Inilah budaya akademik yang terus kami bangun agar lulusan INHAFI mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional," ujar Muwafiqus Shobri.
Sementara itu, Ketua Panitia Ujian Munaqosah, Moh. Nasir, M.Pd., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan ujian telah dipersiapkan secara profesional agar berlangsung objektif, transparan, dan sesuai standar mutu pendidikan tinggi.
"Sebanyak 43 peserta telah mengikuti munaqosah dengan tertib dan menunjukkan kemampuan akademik yang membanggakan. Kami mengapresiasi perjuangan seluruh mahasiswa yang telah melalui proses panjang mulai dari penyusunan proposal, penelitian, penulisan karya ilmiah, hingga akhirnya mempertanggungjawabkan hasilnya di hadapan para penguji. Semoga seluruh proses ini menjadi bekal berharga dalam mengembangkan karier, melanjutkan studi, maupun mengabdi kepada masyarakat," ungkap Moh. Nasir.
Melalui pelaksanaan Ujian/Munaqosah Tugas Akhir tahun ini, Fakultas Tarbiyah kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta produktif dalam penelitian dan publikasi ilmiah. Dengan bekal kompetensi akademik, karakter kepesantrenan, dan semangat inovasi, para calon sarjana dari Program Studi MPI dan PAI diharapkan mampu menjadi pendidik, pengelola pendidikan, peneliti, maupun agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.



Komentar0