PestaMedia.com - Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean menyelenggarakan Talkshow Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dengan Menggunakan Artificial Intelligence (AI), Minggu, 13 September 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun karya tulis ilmiah sekaligus membekali mereka dengan pemahaman dan keterampilan memanfaatkan teknologi AI secara tepat dalam proses akademik.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Program Studi PGMI, Sholihan, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mahasiswa memiliki kemampuan menulis ilmiah yang baik di tengah perkembangan teknologi digital dan AI yang semakin pesat.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber dengan materi yang saling melengkapi.
Sesi pertama disampaikan oleh Ansharuddin M, M.Pd.I., Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Ia membahas secara teoritis mengenai pemanfaatan AI dalam penyusunan karya tulis ilmiah di era AI.
Dalam pemaparannya, Ansharuddin menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam proses akademik, mulai dari membantu menemukan dan mengembangkan ide, menyusun kerangka tulisan, memperbaiki struktur bahasa, hingga mendukung proses pengembangan naskah. Namun, pemanfaatan AI tetap harus ditempatkan dalam koridor akademik dengan memperhatikan integritas, orisinalitas, verifikasi informasi, etika penggunaan AI, serta tanggung jawab penulis terhadap karya yang dihasilkan.
Menurutnya, penggunaan AI dalam karya ilmiah tidak semestinya menggantikan peran intelektual penulis. AI justru perlu ditempatkan sebagai teknologi pendukung yang membantu mahasiswa bekerja lebih efektif, sementara substansi ilmiah, analisis, argumentasi, validitas data, dan tanggung jawab akademik tetap berada pada penulis.
Memasuki sesi kedua, peserta mendapatkan pengalaman praktik langsung bersama Muwafiqus Shobri, M.Pd.I., Dekan Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean, yang juga dikenal sebagai kreator konten pendidikan tinggi melalui kanal YouTube @MShobriTV.
Pada sesi ini, peserta diajak mempraktikkan secara langsung strategi penggunaan prompt AI untuk penyusunan makalah dan book chapter. Materi tidak hanya berfokus pada bagaimana memberikan perintah kepada AI, tetapi juga bagaimana menyusun prompt yang terarah agar AI dapat membantu proses penulisan secara lebih sistematis dan relevan dengan kebutuhan akademik.
Selain praktik penyusunan naskah dengan bantuan AI, Muwafiqus Shobri juga memberikan demonstrasi mengenai pengelolaan referensi dan sitasi secara otomatis menggunakan Mendeley. Peserta diperkenalkan pada alur kerja yang lebih efektif dalam mengelola sumber referensi, memasukkan sitasi ke dalam naskah, serta menyusun daftar pustaka secara otomatis sesuai gaya sitasi yang digunakan.
Kombinasi materi teoritis dan praktik tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa bahwa pemanfaatan AI dalam dunia akademik membutuhkan literasi digital sekaligus literasi akademik. Mahasiswa tidak cukup hanya mengetahui cara menggunakan berbagai aplikasi AI, tetapi juga perlu memahami bagaimana melakukan verifikasi sumber, mengembangkan argumentasi ilmiah, mencantumkan referensi secara benar, dan menjaga integritas akademik.
Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa PGMI dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas karya tulis ilmiah, baik untuk memenuhi kebutuhan perkuliahan maupun sebagai persiapan menghasilkan karya akademik yang lebih luas, seperti artikel ilmiah, book chapter, dan publikasi lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, Himpunan Mahasiswa Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi AI tanpa meninggalkan prinsip-prinsip ilmiah, etika akademik, dan tanggung jawab intelektual.




Komentar0